Home TM. Dhani Iqbal

TM. Dhani Iqbal

TM. Dhani Iqbal lahir di Medan, Sumatera Utara. Menulis sejumlah esai, feature, dan cerpen di sejumlah media massa, juga beberapa buku: "Sabda Dari Persemayaman" (novel), "Matinya Rating Televisi - Ilusi Sebuah Netralitas", dan "Prahara Metodis". Melewati karir jurnalistik di beberapa media massa berklaim nasional, baik cetak, televisi, dan online, di Jakarta, dengan konsentrasi sosial, politik, dan kultur. Kini berjibaku di media LenteraTimur.com.

Kado Kecil untuk Pontianak

TM. Dhani Iqbal 0
0
237
“Kado Kecil untuk Pontianak” merupakan suatu karya yang mencoba mengemas kebudayaan Melayu Pontianak, Kalimantan Barat, secara audio visual.

Susur Galur Majalah Islam, dari Paris hingga Padang

TM. Dhani Iqbal 0
0
467
Pertautan majalah Al-Munir di Padang kepada majalah Al-Urwatul Wutsqa di Paris diperoleh secara berturut-turut melalui majalah Al-Imam di Singapura dan majalah Al-Munir di Mesir.

Selayang Pandang Pertautan Bahasa Melayu, Bahasa Inggris, dan Lainnya

TM. Dhani Iqbal 0
0
411
... tiap bahasa yang dikutip dari bahasa asing haruslah masak terlebih dahulu di dalam batin sehingga layak untuk dijadikan penunjang bahasa Melayu.

Samarinda dan Tambang yang Berkubangkan Jasad

TM. Dhani Iqbal 0
0
655
Raihan bukanlah korban pertama, yang membuat fenomena ini bukan sekadar persoalan ketidakhati-hatian anak. Dia adalah korban kesembilan dari anak-anak yang tewas di lubang tambang batubara.

Malam Bulan Dipagar Bintang, Dua Negeri Satu Langgam: Tengku Ryo dan Siti Nurhaliza

TM. Dhani Iqbal 0
0
56
Dua seniman Melayu dari dua negeri berbeda berada dalam satu pertunjukkan. Satu berasal dari Negeri Serdang, Sumatera Timur/Utara, Indonesia, satu lagi dari Negeri Pahang, Semenanjung, Malaysia.

Menyoal ‘Adat adalah Adat, Agama adalah Agama’

TM. Dhani Iqbal 0
0
272
Upaya menghapus peran yang-lain, karena ingin menampakkan diri sebagai entitas yang lain-sendiri di dunia, adalah tindakan isolasi terhadap cara berpikir warganya.

Kabinet Jokowi Tak Berwatak Pemerintahan Nasional

TM. Dhani Iqbal 0
0
358
"Jadi Bung Karno betul-betul berjiwa nasional. Pemerintahannya itu meliputi seluruh Indonesia. Kalau Jokowi tidak berbuat begitu, Jokowi salah."

Nyanyi Bisu Bahasa Melayu

TM. Dhani Iqbal 0
0
617
Seketika, bahasa Melayu, dan para penuturnya, nampak sedang berada di dalam sebuah peti, persis seperti seruan yang dilakukan oleh Jepang.

Diktat Jakarta untuk Dua Pesta

TM. Dhani Iqbal 0
0
38
Politik sudah berubah menjadi bisnis pertunjukkan menuju dunia baru yang asing dengan istilah-istilah lama sebagai jembatannya, yang kian tak terpahami: keadilan, ketimpangan, dan entah apa lagi itu namanya.

Kristalisasi Pers sebagai Pencari Laba

TM. Dhani Iqbal 0
0
216
Alih-alih menyerukan berada di bawah PT, semestinya mulai dipikirkan supaya pers justru keluar dari PT.