Home Soeprijadi Tomodihardjo

Soeprijadi Tomodihardjo

Soeprijadi Tomodihardjo lahir di Pare, Kediri, pada 27 Februari 1933 dari keluarga guru. Setelah menamatkan SMA tahun 1954, ia menempuh pendidikan guru selama tiga tahun dan akhirnya memperoleh jabatan sebagai guru ikatan dinas pada Sekolah Menengah Ekonomi Atas (SMEA) Negeri di Surabaya sejak 1957. Selama waktu senggangnya ia sempat mengikuti kuliah-kuliah jurnalistik di bawah Jawatan Penerangan Jawa Timur sekitar 1963-1965. Praktik jurnalistiknya berlangsung di redaksi sebuah koran lokal Trompet Masyarakat Surabaya, sekaligus sebagai penerus redaktur sastra koran ini yang semula dikelola oleh Djamil Suherman, Gerson Poyk, dan Hertoto. Selain sebagai guru, jabatan itu masih dirangkapnya sebagai pembantu majalah Brawidjaya yang kemudian menjelma majalah WIDJAYA hingga majalah itu berhenti terbit pada akhir 1965. Dalam posisi selaku anggota Persatuan Wartawan Indonesia (PWI), Soeprijadi pernah mengikuti rombongan lima belas orang anggota PWI dari seluruh Indonesia ke Beijing untuk kegiatan liputan selama satu bulan (Oktober 1965). Namun, setelah selesai tugasnya itu ia memutuskan menerima tawaran kerja selaku penerjemah (dari bahasa Inggris ke bahasa Indonesia) di Kantor Berita Xinhua, Beijing sampai akhir 1967. Atas bantuan para seniornya di kantor berita Antara, Jerman, Soperijadi akhirnya melawat ke Eropa Barat dan bekerja penuh pada Sekretariat Rumahsakit Universitas Koeln sampai pensiun pada 1998.

Episode Sebuah Riwayat Panjang

Soeprijadi Tomodihardjo 0
0
95
"Omong kosong!" bantah Agam pada kording yang itu juga..... "Aku cuma memuji kaum tani Dachai. Mereka telah merubah dataran tinggi Dachai menjadi lahan pertanian teladan, tetapi dengan cangkul dan bukan kutipan kata-kata siapapun...."