Home Setiadi R. Saleh

Setiadi R. Saleh

Setiadi R. Saleh adalah penyair asal Langsa (Aceh Timur) dan kemudian menetap di Medan (Sumatera Utara). Usai menamatkan kuliah dan bekerja di Bandung (Jawa Barat), kini ia kembali berdomisili di Medan. Karya-karya sastra dan esainya dimuat di sejumlah media massa di Medan, Jakarta, dan Bandung.

Untukmu Kadalmu dan Untukku Kadalku

Setiadi R. Saleh 0
0
73
“Stres aku nengok kau, Din. Berduanya kita di sini. Kau yang bertanya, aku yang menjawab. Ini kau yang bertanya, kau pulak yang menjawab sendiri, pakai jawaban si Gogol."

Sajak-Sajak Setiadi R. Saleh

Setiadi R. Saleh 0
0
86
69 tahun silam kematian terasa begitu dekat sedang masa lalu begitu jauh untuk direngkuh.

Silat, Manusia, dan Harimau

Setiadi R. Saleh 3
-1
6.10K
Meski jejaknya dapat ditarik dari China dan India, pada dasarnya masyarakat Sumatera sendiri dipercaya memang memiliki pertalian yang erat, dekat secara batin, dan saling bersusur galur antara manusia dan harimau.

Menyambut Ananda ala Sumatera

Setiadi R. Saleh 0
0
1.27K
“Ayuhai anak di dalam buaian. Pejamkan mata jangan tangiskan. Lagi berendoi kami dendangkan. Di dalam majelis tanda kesyukuran. Lamalah sudah kami menanti. Namun engkau tak kunjung tiba. Dengan takdir Illahi rabbi, kini engkau sudah menjelma”.

Mesjid Lama, Masjid Bengkok

Setiadi R. Saleh 0
0
135
Namanya bukan macam Al-Ikhlas, Baiturrahman, Taqwa, atau Mesjid Al-Hidayah, melainkan Masjid Lama, atau yang juga disebut dengan dengan Masjid Bengkok.

Wak Uteh, Senandung dari Pesisir

Setiadi R. Saleh 2
0
3.79K
Melalui Wak Uteh, orang seakan diingatkan kembali bagaimana potret orang Melayu Pesisir yang penuh etika dan budaya. Pun mengingatkan bagaimana belajar bertutur yang sudah diatur oleh leluhur.

Sajak-Sajak Setiadi R. Saleh

Setiadi R. Saleh 0
0
116
Ma, boleh kucium kenangan lampau di Rantau Panjang yang elok?/ Di rumah panggung setengah papan separuh bata/ Pada pandangan kolam temaram, ladang kopi, pokok randu, dan alang-alang//

Ketabo, Kita Berangkat!

Setiadi R. Saleh 0
0
255
Dan, sewaktu pulang, yang dipunyai ternyata cuma kampung, halamannya berganti jadi jemuran orang. Nasib!

Sayupnya Raung Harimau Sumatera

Setiadi R. Saleh 0
-1
1.96K
Silat harimau adalah beladiri khas yang langsung diajarkan oleh harimau. Dahulu, silat ini umumnya diajarkan di bawah kolong rumah panggung pada malam hari selepas salat Isya.

100 Tahun Istana Lima Laras

Setiadi R. Saleh 7
0
348
Nama ini lebih didasarkan pada sebuah niat dan nazar manakala perniagaannya “selamat” sekembalinya dari Malaka (Penang) menuju Asahan, tepatnya Batu Bara.