Home Ester Pandiangan

Ester Pandiangan

Ester Pandiangan adalah seorang jurnalis yang lahir di Batuphat, Lhokseumawe, Aceh, pada 2 Juni 1986. Ia pernah bekerja di salah satu harian, pun majalah gaya hidup, di Medan. Sejak hijrah dari Medan ke Jakarta pada Maret 2012, ia menjadi jurnalis di salah satu majalah perempuan.

Mandalawangi, Perjalanan tentang Cinta tak Sampai

Ester Pandiangan 0
0
1.08K
Gunung Gede melambangkan perjalanan dan Gunung Pangrango merupakan tempat untuk kembali.

Menggelegak di Warung Mi Abang Adek

Ester Pandiangan 0
0
372
Menurut yang sudah pernah mencoba level ‘pedas mampus’, rasanya memang benar-benar bikin mampus! Tak ada lagi enaknya. Yang ada cuma rasa pedas yang amat sangat. Macam menggelegak.

Membeli Kenangan dari Sepotong Roti

Ester Pandiangan 0
0
283
Tan Ek Tjoan menggunakan tiga buah simbol sebagai logo tokonya, yakni gandum, terompet, dan mahkota. Masing-masing memiliki makna.

Erotika Solo

Ester Pandiangan 0
0
226
Di sini ada patung tanpa kepala yang memegang kemaluannya. Ini adalah perwujudan bahwasanya jika si laki-laki tidak bisa melakukan tanggung-jawab tersebut, sudah selayaknyalah dia tidak menikah dan “menyenangkan dirinya sendiri”.

Setapak Surabaya

Ester Pandiangan 0
0
190
Hanya dua hal yang mendorong saya ingin mengunjungi Surabaya, yakni melihat lumpur Lapindo, yang lokasinya tak jauh dari Surabaya, dan kawasan lampu merah Dolly.