Home Lentera Timur Channel Kado Kecil untuk Pontianak

Kado Kecil untuk Pontianak

213
0

 

“Kado Kecil untuk Pontianak” merupakan suatu karya yang mencoba mengemas kebudayaan Melayu Pontianak, Kalimantan Barat, secara audio visual. Di dalamnya terbentang sebuah cerita mengenai seorang muda yang hendak pergi merantau. Kisah inilah yang kemudian secara segar dan lucu diolah dengan pendekatan musik Melayu.

Tezar Haldy, produser dan sutradara video ini, yang sekaligus pengaransemen musiknya, mengatakan bahwa ada dua hal yang hendak dia tonjolkan melalui karyanya ini, yakni perkembangan kota Pontianak dan kebudayaan Melayu di kota tersebut. Oleh sebab itu, beberapa ikon Pontianak pun muncul, seperti Masjid Jami’ Sultan Syarif ‘Abdurrahman Al-Qadri, Tugu Degulis, Taman Alun Kapuas, dan Sungai Kapuas. Selain Pontianak, video ini juga megambil lokasi di negeri Mempawah.

“Namon ade satu ikon Kote Pontianak yang sangat disayangkan kami ndak bise masokkan, yaitu Istane Qadriyah. Saat itu istane maseh belom kondusif dan maseh tegang, sedangkan kamek haros syuting pade tanggal 19 Februari 2015, dikarenekan betepatan dengan tanggal merah yang merupekan kesempatan kawan-kawan laen bise libor kerje dan libor sekolah. Akhernye, pilehan saye bawa’ kawan-kawan berangkat ke Mempawah,” kata Tezar, Kamis (2/4), di Pontianak.

Menurut Tezar, apa yang dilakukannya bersama rekan-rekannya ini merupakan suatu upaya untuk mempopulerkan kembali musik Melayu di kalangan muda. Musik in belakangan memang menjadi tidak populer. Dan itu diakuinya disebabkan karena begitu massifnya sebaran kebudayaan yang kebarat-baratan melalui media-media massa yang ada.

Selain itu, Tezar juga membantah anggapan bahwa masyarakat Pontianak kurang mengapresiasi musisi tempatan.

“Sereng sekali kite dengar masyarakat Pontianak ni kurang mengapresiasi musisi lokal. Sebenarnye bukan masyarakat Pontianak yang ndak mengapresiasi, namon si musisinye yang kesuletan mengemas diri’ mereke, dari mulai audio, video, foto, hingge marketingnye, dengan baek. Di proyek Kado Kecil Untuk Pontianak inilah saye cobe mengaplikasikan itu semue,” ujar Tezar.

Selain untuk mempopulerkan musik Melayu, Tezar mengaku video ini juga dapat menjadi obat perindu bagi para perantau Pontianak dimanapun berada.

 

 

Kado Kecil untuk Pontianak

Produksi
Haldream Studio

Lagu
Sungai Kapuas, ciptaan Paul Putra Frederick (almarhum)

Produser, Sutradara, & Arranger
Tezar Haldy

Pemusik Melayu
Ikan Mas

Penari Melayu
Nadia Sarosa

Penyanyi Melayu
Viara Arenda

Pelawak Melayu
Kamil Onte

Rapper Melayu
Repek Corak Insang

Emak Sukep
Kak Yuni

 

(213)

TM. Dhani Iqbal TM. Dhani Iqbal lahir di Medan, Sumatera Utara. Menulis sejumlah esai, feature, dan cerpen di sejumlah media massa, juga beberapa buku: "Sabda Dari Persemayaman" (novel), "Matinya Rating Televisi - Ilusi Sebuah Netralitas", dan "Prahara Metodis". Melewati karir jurnalistik di beberapa media massa berklaim nasional, baik cetak, televisi, dan online, di Jakarta, dengan konsentrasi sosial, politik, dan kultur. Kini berjibaku di media LenteraTimur.com.

Comments with Facebook

LEAVE YOUR COMMENT

Your email address will not be published. Required fields are marked *