Home Featured Meneroka Papua dan Sumba Timur
14

Meneroka Papua dan Sumba Timur

50
14

Papua dan Nusa Tenggara Timur adalah dua diantara sejuta pesona alam Indonesia Timur. Siapapun akan tertegun menyaksikan sebuah kemegahan dari alam yang terhampar alami di kedua daerah ini.

Di Papua, misalnya. Di sini ada kawasan yang disebut Asotipo. Letaknya berada di tengah permainya Lembah Baliem. Kawasan ini dapat dicapai dari Kota Wamena dengan waktu tempuh sekitar 1,5 jam dengan menggunakan sepeda gunung ke arah Yahukimo.

Perjalanan menuju Asotipo cukup menyenangkan. Sapaan ramah penduduk dibarengi pemandangan indah tiada tara serta udara yang sangat pas untuk menyegarkan diri. Dan dengan membayar Rp 10 ribu per orang, karena saya waktu itu naik sepeda, kita sudah dapat berfoto, mandi, dan barbekyu sepuasnya di sepanjang pinggir sungai di dangau-dangau yang disediakan oleh pengelola (lihat Mengarungi Lembah Baliem).

Jika datang pada hari kerja (bukan akhir pekan), kita dapat merasakan seolah seluruh tempat ini adalah milik kita….

Lain Papua lain Nusa Tenggara Timur. Di Desa Kalamba yang berada di pelosok Sumba Timur, ada sebuah air terjun kecil. Yang menarik, selain air terjun yang terlihat di latardepan, ternyata di latarbelakang, di dalam bebatuan, juga terdapat air terjun mungilĀ lain. Hal ini cukup mengejutkan. Sebab wilayah Sumba Timur adalah dataran yang relatif kering namun ternyata menyimpan potensi air bersih yang sangat baik di perut bumi.

Air yang jatuh dari air terjun itu kemudian mengalir ke sebuah sungai. Dan pada musim kemarau, air di sungai ini sangat jernih dan bersih, Saya dapat meminumnya berulang-ulang saat berenang di sungai tersebut tanpa mendapat masalah kesehatan. Namun pada musim hujan, air sungai justru menjadi lebih keruh dan kotor. Sebab tanah dari lereng-lereng di pinggir sungai terbawa air hujan masuk ke dalam sungai.

Di kawasan lain di Nusa Tenggara Timur, ada bukit-bukit yang terhampar di Desa Pulupanjang. Bukit-bukit ini sangat menantang dan membebaskan perasaan ketika ketika saya menapakinya satu persatu. Dan menurut penduduk setempat, jika musim hujan datang, seluruh hamparan bukit tersebut menghijau berkat rumput yang tumbuh dengan subur. Rasanya seperti ingin menari dan berlari bagai di film Sound of Music….

(50)

Prana Sunaryo Prana Sunaryo lahir pada 6 Mei 1980. Saat ini bekerja di sebuah lembaga swadaya masyarakat dan bertempat tinggal di Wamena, Papua.

Comments with Facebook

Comment(14)

  1. APAKAH SUMBA YANG KITA CINTA DIBIARKAN TERABAIKAN? MARI KITA BERGANDENGAN TANGAN MEMBANGUN SUMBA. JANGAN KITA BERDIAM DAN BERPANGKU TANGAN….

    VA:F [1.9.22_1171]
    Rating: 0.0/5 (0 votes cast)
    VA:F [1.9.22_1171]
    Rating: 0 (from 0 votes)
  2. Kalau gak dibilang itu di Sumba Timur, pasti orang sangka itu di luar negeri. Berarti gak kalah cantik dong Indonesiaku…? Yuuk kita lestarikan keindahan itu…

    VA:F [1.9.22_1171]
    Rating: 0.0/5 (0 votes cast)
    VA:F [1.9.22_1171]
    Rating: 0 (from 0 votes)
  3. Subhanallah!!! I love U Indonesia.

    VA:F [1.9.22_1171]
    Rating: 0.0/5 (0 votes cast)
    VA:F [1.9.22_1171]
    Rating: 0 (from 0 votes)
  4. Oya, Kalau mau ke Sumba Timur, waktu itu dari Jakarta ke Bali, transit satu malam, lalu lanjut ke Waingapu, ibukota Kabupaten Sumba Timur.

    VA:F [1.9.22_1171]
    Rating: 0.0/5 (0 votes cast)
    VA:F [1.9.22_1171]
    Rating: 0 (from 0 votes)
  5. Ya, syukur kepada Tuhan kita diberkati dengan alam yang begitu menawan.

    Dan bentuk syukur yang paling konkret adalah bagaimana kita melestarikan berkat tersebut, baik dari pengrusakan maupun penguasaan pihak yang tidak bertanggungjawab dan tidak berkepentingan.

    Penyadaran serta pemberdayaan sumber daya manusia setempat adalah kunci utama pelestarian, dan hal inilah yang saat ini sangat mendesak untuk dilakukan di Wilayah Indonesia Timur, khususnya lagi Papua.

    Mari kita berbuat sesuatu dan banyak hal untuk menjaga dan melestarikan bumi ini.

    VA:F [1.9.22_1171]
    Rating: 0.0/5 (0 votes cast)
    VA:F [1.9.22_1171]
    Rating: 0 (from 0 votes)
  6. Waduh luar biasa indah tidak kalah dengan di LN nih..

    VA:F [1.9.22_1171]
    Rating: 0.0/5 (0 votes cast)
    VA:F [1.9.22_1171]
    Rating: 0 (from 0 votes)
  7. Jadi kangen kalamba…
    it is a have-to-visit place.

    VA:F [1.9.22_1171]
    Rating: 0.0/5 (0 votes cast)
    VA:F [1.9.22_1171]
    Rating: 0 (from 0 votes)
  8. Sayang transportasi kesana mahal šŸ˜

    VA:F [1.9.22_1171]
    Rating: 0.0/5 (0 votes cast)
    VA:F [1.9.22_1171]
    Rating: 0 (from 0 votes)
  9. Keren abis… Gimana caranya kalau mau ke Sumba? Berapa kali transit kalau dari Jakarta?

    VA:F [1.9.22_1171]
    Rating: 0.0/5 (0 votes cast)
    VA:F [1.9.22_1171]
    Rating: 0 (from 0 votes)
  10. Asli ini keren banget….

    VA:F [1.9.22_1171]
    Rating: 0.0/5 (0 votes cast)
    VA:F [1.9.22_1171]
    Rating: 0 (from 0 votes)
  11. Foto-fotonya bagus sekali. Biar kita tunjukkan pada dunia kita punya Papua dan Sumba!!!

    VA:F [1.9.22_1171]
    Rating: 0.0/5 (0 votes cast)
    VA:F [1.9.22_1171]
    Rating: 0 (from 0 votes)
  12. Terimakasih. Nun jauh di sana, Asotipo yang indah, mudah-mudahan belum dijual ke Freeport,USA.

    VA:F [1.9.22_1171]
    Rating: 0.0/5 (0 votes cast)
    VA:F [1.9.22_1171]
    Rating: 0 (from 0 votes)
  13. Foto-foto anda sungguh sangat menarik. Persoalannya, kapankah warga kita bisa menikmati keindahan dan kekayaan bumi pertiwi tersebut. Sebagian besar kekayaan alam dan bumi kita sudah jatuh ke tangan asing atau komperador dalam negeri. Sudah 64 tahun kita merdeka, namun rakyat belum menikmati hasil kemerdekaan itu.
    Chalik Hamid.

    VA:F [1.9.22_1171]
    Rating: 0.0/5 (0 votes cast)
    VA:F [1.9.22_1171]
    Rating: 0 (from 0 votes)

LEAVE YOUR COMMENT

Your email address will not be published. Required fields are marked *