Home Lancong Berkendara ke Luar Kota
1

Berkendara ke Luar Kota

55
1

Saya bukan ahli mesin kendaraan, bukan juga si jago ngebut. Saya hanya ingin berbagi pengalaman mengemudi, baik luar maupun dalam kota, yang efektif dan efisien. Pengalaman ini saya dapat saat melakukan uji berkendara roda empat sewaktu menjadi wartawan desk otomotif.

Untuk menempuh rute luar dan dalam kota, saya menggunakan dua tipe mobil, yakni jenis city car (1.000cc karburator) dan jenis mobil niaga (1.500cc fuel injection). Rute luar kota yang saya uji adalah Jakarta-Karawang Timur, pulang-pergi (pp), pada malam hari, dan dengan melalui jalan tol Cikampek. Kemudian rute dalam kota (kondisi macet) yang saya tempuh adalah berada di Jakarta, yakni jalan Gatot Subroto-Mampang prapatan-Warung Buncit-TB. Simatupang-Pom Bensin Tanjung Barat. Uji coba dalam kota ini dilakukan pada pukul 12.00 WIB.

Hasilnya:

Untuk rute luar kota dengan waktu tempuh dua jam 22 menit, mobil tipe karburator 1.000cc menghabiskan satu liter bensin untuk 15 kilometer (1:15).

Untuk rute luar kota dengan waktu tempuh dua jam 10 menit, mobil tipe fuel injection 1.500cc mengkonsumsi satu liter untuk 16,5 kilometer (1:16,5).

Untuk rute dalam kota dengan waktu tempuh tiga jam 26 menit, mobil tipe karburator 1.000cc menghabiskan satu liter untuk 9 kilometer (1:9).

Untuk rute dalam kota dengan waktu tempuh tiga jam 14 menit, mobil tipe fuel injection 1.500cc menghabiskan satu liter untuk 11 kilometer (1:11).

Nah, dari hasil tersebut, saya ingin berbagi tips berkendara.

Kenali kemampuan mesin kendaraan
Ikuti kemampuan mesin dengan watak/cara berkendara. Jangan sekali-kali dibalik, alias mesin yang dipaksa mengikuti kemauan kita. Jika seperti itu cara mengemudinya, selain akan boros bahan bakar minyak, juga memperpendek umur komponen mesin.

Perhatikan rotasi mesin atau rotation per minutes (RPM)
Jika kendaraan tidak memiliki indikator RPM, maka yang perlu diwaspadai adalah percepatan. Jika tarikan gas tak lagi dapat menambah banyak kecepatan (biasanya mesin bersuara bising, alias ngotot), lebih baik pindahkan gigi. Jika dipaksa, tentu boros bahan bakar dan temperatur mesin akan cepat panas. Biasanya percepatan efektif berada pada angka 3.000 – 4.000 RPM.

Perhatikan engine brake
Ini merupakan hal yang sangat membantu efisiensi. Engine brake yakni memperlambat laju kendaraan dengan hambatan rotasi mesin. Caranya dengan melepas gas sebelum melakukan pengereman. Laju kendaraan akan terhambat. Saat engine brake, mesin secara otomatis akan menyesuaikan penyaluran bahan bakar terhadap rotasi mesin. Namun jangan terlalu ekstrem. Mentang-mentang ingin efisien, kemudian menginjak gas sedalam-dalamnya lalu melepaskannya; atau membiarkan engine brake tanpa menginjak rem/menyeimbangkan dengan menginjak kopling sehingga mesin mati. Hal itu justru akan menyebabkan ketidakefisienan konsumsi bahan bakar, serta membuat tidak nyaman berkendara.

Khusus situasi macet, jaga jarak aman
Tak perlu terlalu dekat jarak moncong kendaraan dengan bagian belakang kendaraan lain. Tujuannya agar kendaraan tidak melaju ‘nanggung’ atau melaju dengan jarak terlampau dekat. Perlu diketahui, jika jarak laju “nanggung”, kendaraan hanya akan sering mengeluarkan tenaga dorong, dan tentu boros bahan bakar. Sedangkan jika jarak laju optimal, maka berat kendaraan akan membantu percepatan kendaraan.

Jaga emosi
Biasanya, karena tak ingin diserobot mobil lain, maka yang dilakukan adalah memainkan kombinasi gas-kopling dan rem. Selain beresiko tinggi terjadi senggolan, tentunya akan boros bahan bakar. Jauh lebih baik jika gigi (gear) berada pada posisi netral saat berhenti lama.

Perhatikan kecepatan
Ini sangat penting untuk memprediksi rintangan di depan kendaraan kita. Selain demi keselamatan kita dan orang lain, juga terhindar dari kejaran pak polisi.

(55)

Angiola Harry Jurnalis yang pernah bekerja di beberapa media massa. Kini ia bekerja untuk Tempo Interaktif, Jakarta.

Comments with Facebook

Comment(1)

  1. Wah, ini tips yang bagus, karena saya sebagai orang berketurunan dari negeri seberang sering tak bisa kendalikan emosi di jalan sehingga sering berkendara tak sesuai aturan. Alhamdulillah, wa syukurillah, ternyata tips ini sangat bermanfaat sekali. Semoga amal ibadah kalian diterima Allah SWT dan para pengurus situs ini akan diberi rejeki yang luar biasa, Amiin. Thayyib, mantaaaff..!!!

    VA:F [1.9.22_1171]
    Rating: 0.0/5 (0 votes cast)
    VA:F [1.9.22_1171]
    Rating: +1 (from 1 vote)

LEAVE YOUR COMMENT

Your email address will not be published. Required fields are marked *