Home Lancong Poso dan Pesona yang Terpendam
9

Poso dan Pesona yang Terpendam

60
9
Danau Poso
Danau Poso. Foto-foto: Lenteratimur.com/Arya Subandi.

Danau poso adalah satu diantara lokasi wisata terfavorit di Sulawesi Tengah. Ada yang unik di danau yang luasnya mencapai 32.320 hektar ini. Di sini air tidak pernah keruh. Karena jernihnya, orang dapat melihat dasar danau yang mencapai kedalaman ratusan meter. Di tepi pantai, pasir-pasirnya berwarna putih dan kuning emas.

Danau Poso berada di Kecamatan Pamona Utara, Kabupaten Poso. Untuk mencapainya, diperlukan waktu sekitar satu jam perjalanan dari Kota Poso. Menempuh perjalanan ini juga merupakan sebuah petualangan tersendiri. Jalannya berliku dengan panorama indah berupa kawasan hutan yang lebat.

Tapi Poso tidak hanya memiliki Danau. Di sebelah utara Kota Poso, tepatnya di Kecamatan Lore Utara, ada objek wisata yang sangat bersejarah dan misterius. Diantaranya adalah Lembah Bada atau yang lebih dikenal dengan sebutan The Bada Valley. Lokasi yang berjarak sekitar 125 kilometer dari Kota Poso ini, orang dapat melihat situs peninggalan prasejarah berupa patung megalit yang tingginya mencapai lima meter. Namun demikian, tak satupun yang mengetahui asal muasal keberadaan puluhan patung-patung raksasa ini.

Tak jauh dari Lore Utara, terdapat wisata konservasi yang berada di Lore Lindu. Masyarakat setempat menyebut kawasan ini dengan Kalamanta atau Taman Nasional. Di tempat yang dipenuhi hutan kayu belantara ini, penduduknya menjalani hidup secara tradisional.

Sementara itu, flora dan fauna yang hidup di sini juga sangat khas, yang tidak dapat dijumpai di tempat lain. Diantara tetumbuhan langka tersebut adalah berbagai jenis anggrek, bunga taco-taco, dan tetumbuhan lain. Sedangkan hewan yang hanya dapat dijumpai di hutan ini seperti babi rusa atau anoa, monyet, kupu-kupu, dan tangkasi.

Selain obyek wisata Danau Poso dan konservasi, Poso juga memiliki obyek wisata bahari yang selama ini masih terpendam. Objek wisata yang dimaksud seperti pesisir pantai yang terdapat di Kecamatan Lage, Poso Kota Utara, Poso Kota, Poso Pesisir, dan Poso Pesisir Utara. Di sepanjang pantai ini, orang dapat melakukan aktivitas olahraga air, seperti berenang setengah menyelam (snorkeling), scuba (Self Contained Underwater Breathing Apparatus) diving, memancing, atau sekedar duduk menikmati pasir putih.

Jika belum puas dengan panorama laut, masih ada objek wisata lain yang tak kalah menarik, yakni menikmati air panas dan air panas alami. Air panas ini berada di Desa Maranda, sedangkan air panas alami terletak di Desa Pantango di Kecamatan Poso Pesisir atau sekitar 35 kilometer dari Poso Kota.

Di desa-desa ini, pengunjung dapat berbaur dengan penduduk setempat. Melakukan pembauran ini sesungguhnya merupakan daya tarik tersendiri. Sebab, masyarakat lokal tersebut biasa menggelar pesta adat dan budaya, seperti pesta perkawinan dan pesta syukuran hasil panen.

Dalam menggelar pesta tersebut, masyarakat selalu menggelar sejumlah tarian, diantaranya tarian Moende, Dero, dan Torompio. Tari-tarian ini memiliki pola dan ritme yang dinamis serta cepat. Para penari, terdiri dari pemuda dan pemudi, biasanya saling bergandengan tangan dan berputar sambil membuat lingkaran. Tarian semacam ini sangat popular di Poso.

Danau Poso
Danau Poso

Hingga Juni 2009, Dinas Pariwisata Poso mencatat adanya 1.117 wisatawan mancanegara yang berkunjung ke Poso. Para wisatawan asing itu kebanyakan datang dari Amerika, Eropa Barat, dan Australia. Mereka menikmati sejumlah panorama, seperti Danu Poso dan Konservasi di Taman Nasional Lore Lindu.

Sedangkan wisatawan domestik sendiri tercatat masih sangat sedikit. Menurut Juru Bicara Pemerintah Kabupaten Poso, Amir Kiat, wisatawan domestik masih ragu untuk berpelesir ke Poso. “Mungkin Poso sebagai daerah bekas kerusuhan, sehingga wisatawan domestik masih takut ke Poso. Justru wisatawan asing yang tertarik untuk mengetahui Poso lebih dekat dengan objek wisatanya yang masih perawan,” katanya pada awal Juli lalu.

Konflik komunal yang melanda Kabupaten Poso dalam 10 tahun terakhir memang menguburkan potensi-potensi wisata yang dikandungnya. Padahal pada 1991, Poso pernah mendapat penghargaan oleh Pemerintah Pusat sebagai salah satu daerah objek wisata. Tapi sekarang ceritanya sudah lain. Ingat Poso berarti ingat konflik berdarah.

Namun Pemerintah Kabupaten Poso mencoba tak berlama-lama dengan situasi negatif itu. Salah satu upaya yang dilakukan adalah menggelar Festival Danau Poso yang pernah menjadi ikon pariwisata di Sulawesi Tengah. Perhelatan itu akan digelar pada pertengahan Agustus 2009.

(60)

Arya Subandi Jurnalis di Sulawesi Tengah. Menjadi kontributor di beberapa media, seperti Metro TV dan Kantor Berita Radio (KBR) 68H.

Comments with Facebook

Comment(9)

  1. Poso,poso,,,,poso.te dapa rasa so 5 tahun te inja tanah kelahiran.rinduuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuu(alumni2005 sma3 poso ni no hpq.082187555179)pin 2B2E18D3

    VA:F [1.9.22_1171]
    Rating: 0.0/5 (0 votes cast)
    VA:F [1.9.22_1171]
    Rating: 0 (from 0 votes)
  2. :::::Ohh::::: Danau Poso, tak mungkin terlupakan, sepenggal kisah terukir indah di sana…!

    VA:F [1.9.22_1171]
    Rating: 0.0/5 (0 votes cast)
    VA:F [1.9.22_1171]
    Rating: 0 (from 0 votes)
  3. Pokoknya aku pingin ke Danau Poso ….

    VA:F [1.9.22_1171]
    Rating: 0.0/5 (0 votes cast)
    VA:F [1.9.22_1171]
    Rating: 0 (from 0 votes)
  4. Aku koq pinginne cepet-cepet pulang kampung, tentena gitu lho..!

    VA:F [1.9.22_1171]
    Rating: 0.0/5 (0 votes cast)
    VA:F [1.9.22_1171]
    Rating: 0 (from 0 votes)
  5. Kok ga ada ulasan tentang air terjun n siuri bagus loh.

    VA:F [1.9.22_1171]
    Rating: 0.0/5 (0 votes cast)
    VA:F [1.9.22_1171]
    Rating: 0 (from 0 votes)
  6. Harus kita sadari bahwa Indonesia memang negri besar dengan kekayaan alam yang luar biasa, sayang kita sebagai penduduk sekaligus pemiliknya belum bisa mengeksplorasi dan menghargai kekayaan besar ini menjadi satu anugerah yang bisa membuat kita semua orang Indonesia aman dan sejahtera.

    Danau poso yang cantik menambah perbendaharaan tempat-tempat wisata selain Bali, Jawa dan Sumatra yang pantas kita angkat sebagai tujuan wisata, ketika krisis ekonomi melanda, agaknya pariwisata bisa menjadi salah satu sumber devisa.

    VA:F [1.9.22_1171]
    Rating: 0.0/5 (0 votes cast)
    VA:F [1.9.22_1171]
    Rating: 0 (from 0 votes)
  7. Indah benar ciptaan Tuhan.

    VA:F [1.9.22_1171]
    Rating: 0.0/5 (0 votes cast)
    VA:F [1.9.22_1171]
    Rating: 0 (from 0 votes)
  8. Serasa membaca poso sesungguhnya…poso ternyata memiliki banyak keindahan..itu mungkin kenapa rusuh dan teror disana seperti dipelihara, poso itu seperti sepenggal surga….

    VA:F [1.9.22_1171]
    Rating: 0.0/5 (0 votes cast)
    VA:F [1.9.22_1171]
    Rating: 0 (from 0 votes)

LEAVE YOUR COMMENT

Your email address will not be published. Required fields are marked *